percabangan dalam algoritma dan pemrograman PERTEMUAN 3

 Ringkasan sederhana tentang percabangan dalam algoritma dan pemrograman:

-       Apa itu Percabangan?

Percabangan adalah cara program mengambil keputusan. Program akan memilih jalan mana yang dijalankan, tergantung kondisi benar atau salah. Contoh: jika nilai ≥ 60, program bilang "LULUS". Jika tidak, program bilang "TIDAK LULUS".

-       Kenapa Percabangan Penting?

Tanpa percabangan, program hanya bisa jalan lurus dari atas ke bawah, tanpa bisa memilih. Dengan percabangan, program jadi "pintar" karena bisa menyesuaikan hasil sesuai situasi.

-       Kondisi dan Operator Perbandingan

Kondisi adalah pernyataan yang bisa bernilai benar atau salah, misalnya nilai >= 60. Operator yang sering dipakai:

  • == : sama dengan
  • != : tidak sama dengan
  • > : lebih besar
  • < : lebih kecil
  • >= : lebih besar atau sama dengan
  • <= : lebih kecil atau sama dengan

 

-       Operator Logika (Menggabungkan Kondisi)

Kadang kita perlu mengecek lebih dari satu syarat sekaligus:

  • AND (and / &&) : semua syarat harus benar
  • OR (or / ||) : salah satu syarat cukup benar
  • NOT (not / !) : membalik hasil kondisi

Contoh: "Lulus jika nilai ≥ 60 DAN kehadiran ≥ 75%" — dua-duanya harus terpenuhi.

 

-       Jenis-Jenis Percabangan

  • IF : cuma satu pilihan, dijalankan kalau kondisi benar
  • IF-ELSE : ada dua pilihan (benar atau salah)
  • IF-ELIF-ELSE : ada banyak pilihan/kemungkinan
  • Nested IF : percabangan di dalam percabangan (bertingkat)

 

-       Contoh Sederhana IF

python

if nilai >= 60:

    print("LULUS")

Artinya: kalau nilai memenuhi syarat, baru tampilkan "LULUS". Kalau tidak, tidak terjadi apa-apa.

 

-       Contoh IF-ELSE

python

if nilai >= 60:

    print("LULUS")

else:

    print("TIDAK LULUS")

Di sini ada dua kemungkinan hasil: lulus atau tidak lulus.

- Contoh IF-ELIF-ELSE (Grade Nilai)

python

if nilai >= 85:

    grade = "A"

elif nilai >= 75:

    grade = "B"

elif nilai >= 60:

    grade = "C"

else:

    grade = "D"

Program mengecek kondisi dari atas ke bawah, sampai menemukan yang cocok.

- Nested IF (If di Dalam If)

Contoh: cek nilai dulu, baru cek kehadiran di dalamnya.

python

if nilai >= 60:

    if kehadiran >= 75:

        print("LULUS")

    else:

        print("TIDAK LULUS - Kehadiran kurang")

else:

    print("TIDAK LULUS - Nilai kurang")

Ini berguna kalau ada syarat bertingkat.

 

-        Contoh Kasus Genap/Ganjil

Gunakan sisa bagi (%) dengan 2:

python

if angka % 2 == 0:

    print("GENAP")

else:

    print("GANJIL")

Kalau sisa baginya 0, berarti genap.

 

-       Studi Kasus Diskon Belanja

python

if total >= 1000000:

    diskon = 20

elif total >= 500000:

    diskon = 10

else:

    diskon = 0

Semakin besar belanja, semakin besar diskonnya.

 

-        Ternary / Percabangan Singkat

Untuk kondisi sederhana, bisa ditulis dalam satu baris saja:

python

status = "LULUS" if nilai >= 60 else "TIDAK LULUS"

Ini cuma bentuk singkat dari IF-ELSE biasa.

-       Perbedaan Python dan JavaScript

Konsep

Python

JavaScript

IF

if

if

ELSE IF

elif

else if

AND

and

&&

OR

or

||

Blok kode

pakai indentasi (spasi)

pakai kurung kurawal { }

 

-       Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Di Python, jangan lupa tanda titik dua (:) setelah kondisi.
  • Di JavaScript, sebaiknya selalu pakai kurung kurawal { } walau isinya cuma satu baris, biar tidak membingungkan.

 

-       Langkah Berpikir Membuat Percabangan

  1. Pahami masalahnya
  2. Tentukan data/inputnya
  3. Tentukan kondisinya
  4. Tentukan kemungkinan hasilnya
  5. Susun algoritma dan pseudocode
  6. Ubah jadi kode program
  7. Coba/uji dengan beberapa data

 

Kesimpulan yang saya pahami percabangan itu seperti persimpangan jalan ..program mengecek kondisi dulu, baru memutuskan mau lewat jalan mana.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Variabel dan Tipe Data – Pertemuan 2 Algoritma dan Pemrograman

Materi pengenalan algoritma dan pemrograman PERTEMUAN 1

MATERI TENTANG BUBBLE SORT DALAM PERULANGAN WHILE